Kamis, 18 Oktober 2012

Gaya Kepemimpinan


Pada dasarnya di dalam setiap gaya kepemimpinan terdapat 2 unsur utama, yaitu unsur pengarahan (directive behavior) dan unsur bantuan (supporting behavior). Dari dua unsur tersebut gaya kepemimpinan dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok, yaitu otokrasi (directing), pembinaan (coaching), demokrasi (supporting), dan kendali bebas (delegating).

Pada gaya kepemimpinan otokrasi, pemimpin mengendalikan semua aspek kegiatan. Pemimpin memberitahukan sasaran apa saja yang ingin dicapai dan cara untuk mencapai sasaran tersebut, baik itu sasaran utama maupun sasaran minornya. Pemimpin juga berperan sebagai pengawas terhadap semua aktivitas anggotanya dan pemberi jalan keluar bila anggota mengalami masalah. Dengan kata lain, anggota tidak perlu pusing memikirkan apappun. Anggota cukup melaksanakan apa yang diputuskan pemimpin.

Gaya kepemimpinan pembinaan mirip dengan otokrasi. Pada gaya kepemimpinan ini seorang pemimpin masih menunjukkan sasaran yang ingin dicapai dan cara untuk mencapai sasaran tersebut. Namun, pada kepemimpinan ini anggota diajak untuk ikut memecahkan masalah yang sedang dihadapi.
»»  READMORE...

Rabu, 02 Mei 2012

Materi Kompas

A.   Arti dan fungsi

      Kompas adalah bahasa Umum yang paling dikenal dan paling populer, baik nasional ataupun internasional. Nama “Kompas” digunakan untuk sebuah alat yang dapat menunjukan arah, sudah banyak dikenal. Di Indonesia istilah yang mungkin sama walaupun tidak sepopuler kata kompas adalah “pedoman”. Namun diakui bahwa kata kompas lebih sering untuk menyebut alat tersebut daripada kata pedoman.
Seperti  yang kita ketahui , kompas atau pedoman itu mempunyai jarum yang akan menunjukan arah  atau mata angin. Kompas berbentuk bulat yang mempunyai pembagian mata sebanyak 32 buah dengan garis pembagian derajat dari 00 samapi 3590.
»»  READMORE...

Warna dan Arti Kiasan Tanda Kecakapan Umum ( TKU )

Warna dan Arti Kiasan Tanda Kecakapan Umum ( TKU ) 
  1. Kelopak bunga kelapa yang mulai merekah, menggambarkan pertumbuhan tanaman, mengibaratkan Pramuka Siaga yang sedang tumbuh menjadi tunas calon bangsa. 
  2.  Kelopak bunga diletakkan miring, menggambarkan bunga kelapa yang selalu  memperlihatkan sudut miring terhadap batang pohonnya, mengibaratkan keterikatan Pramuka Siaga dengan keluarga dan orang tuanya.
  3.  Mayang terurai bertangkai tiga buah, menggambarkan bunga yang sudah mulai berkembang, indah dan menarik, mengibaratkan Pramuka Penggalang yang riang, lincah dan bersikap menarik, sebagai calon tunas bangsa yang sedang berkembang, menggladi dirinya dengan jiwa Pramuka yang berlandaskan pada Trisatya. 
»»  READMORE...

Selasa, 01 Mei 2012

Satuan Karya (Pramuka)

Satuan Karya Pramuka (Saka) adalah wadah pendidikan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat dan pengalaman para pramuka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Satuan Karya diperuntukkan bagi para Pramuka Penggalang Terap, Pramuka Penegak dan Pandega, dan para pemuda usia 14-25 tahun dengan syarat khusus. Setiap Saka memiliki beberapa krida, dimana setiap Krida mengkususkan pada sub bidang ilmu tertentu yang dipelajari dalam Satuan karya tersebut. Setiap Krida memiliki SKK untuk TKK Khusus saka yang dapat diperoleh Pramuka yang bergabung dengan Krida tertentu di sebuah Saka.
»»  READMORE...

Minggu, 01 April 2012

SALAM PRAMUKA

     Salam adalah suatu perwujudan dari penghargaan seseorang terhadap orang lain atas dasar susila yang sesuai dengan kepribadian bangsa indonesia. Salam untuk melahirkan disiplin, tata tertib yang mewujudkan suatu ikatan jiwa yang kuat ke dalam maupun ke luar yang hanya dapat dicapai antara lain dengan adanya saling menyampaikan penghormatan yang dilakukan dengan tertib, sempurna penuh keikhlasan
.
     Dalam bentuknya, salam pramuka di bagi menjadi 3, yaitu :

1.  Salam biasa 
Salam yang digunakan ketika seorang pramuka bertemu dengan seorang pramuka lainnya atau salam  yang ditujukan kepada :
a. Semua pramuka
b. Pembina/pendamping
c. Sahabat/kawan
d. Orang tua/guru
»»  READMORE...

Total Tayangan Halaman